Jumat, 27 April 2012

Ciri – ciri Disiplin Belajar

Disiplin belajar sebagaimana dijelaskan di muka adalah sikap siswa
yang terbentuk melalui proses dari serangkaian perilaku yang menunjukkan
nilai – nilai ketaatan, dan keteraturan berdasarkan acuan nilai moral individu
untuk memperoleh perubahan tingkah laku yang mencakup perubahan
berfikir, sikap dan tindakan yang sesuai dengan standar sosial. Ini berarti,
bahwa disiplin belajar yang ada pada siswa terbentuk berdasarkan nilai moral
diaman individu itu diidentifikasikan.
Dalam penelitian ini, disiplin belajar pada siswa mencakup disiplin
belajar di rumah dan di sekolah. Siswa yang disiplin dalam belajar baik di
rumah maupun di sekolah akan berperilaku sesuai dengan peraturan yang ada
dan akan menunjukkan ketaatan dan keteraturan dalam kegiatan belajarnya.
(1) Disiplin belajar di sekolah
Setiap sekolah memiliki peraturan dan tata tertib yangb harus
dilaksanakan dan dipatuhi oleh semua siswa. Peraturan yang dibuat di sekolah
merupakan kebijakan sekolah yang tertulis dan berlaku sebagai satandar untuk
tingkah laku siswa sehingga siswa mengetahui batasan – batasan dalam
bertingkah laku. Dalam disiplin terkandung pula ketaatan dan mematuhi
segala peraturan dan tanggung jawab misalnya disiplin belajar. Dalam hal ini
skap patuh siswa ditunjukkan pada peraturan yang telah ditetapkan. Siswa
xxxiii
yang disiplin belajar akan menunjukkan ketaatan dan keteraturan terhadap
kegiatan belajarnya serta taat terhadap peraturan yang ada di sekolah.
Menurut Sisdiknas (2003: 10) dalam melaksanakan kegaiatan belajar
siswa diwajibkan untuk melaksanakan hal – hal sebagai berikut :
a) Mendapatkan pelayanan pendidikan sesuai dengan bakat, minat dan
kemampuannya.
b) Mendapatkan beasiswa bagi yang berprestasi yang orang tuanya tidak
mampu membiayai pendidikannya.
c) Menyediakan semua peralatan belajar yang diperlukan.
d) Menyelesaikan program pendidikan sesuai dengan kecepatan belajar
masing – masing dan tidak menyimpang dari ketentuan batas waktu yang
ditetapkan.
e) Menjaga norma – norma pendidikan untuk menjamin keberlangsungan
proses dan keberhasilan pendidikan.
(2) Disiplin belajar di rumah
Dalam keluarga siswa juga harus mulai diterapkan disiplin sedini
mungkin karena keluarga merupakan lingkungan sosial paling kecil dan
lingkungan pertama bagi individu yang memegang peranan penting dalam
pembentukan disiplin. Kondisi keluarga yang buruk dan cara penanaman
disiplin belajar yang salah dan pengaruh lingkungan yang buruk akan
menghasilkan individu yang tidak disiplin. Oleh karena itu orang tua
mempunyai tanggung jawab yang besar dalam meletakkan dan
mengembangkan disiplin individu. Namun demikian, pihak sekolah dan
xxxiv
masyarakat juga bertanggung jawab dalam mengembangkan dan membentuk
disiplin pada individu.
Peraturan, hukuman, konsisten, dan pengharagaan perlu ditegakkan oleh
orang tua untuk membentuk disiplin pada individu. Individu yang memiliki
disiplin diri akan mempunyai disiplin pula dalam belajarnya, baik di rumah
maupun di sekolah. Apabila di rumah individu yang disiplin dalam belajar
akan taat pula pada peraturan yang ditegakkan di rumah.
Menurut Imelda (2002: 3), individu yang disiplin belajar, di rumah akan
menunjukkan ciri sebagai berikut :
a) Memiliki waktu belajar yang teratur
b) Belajar dengan menyicil (sedikit demi sedikit)
c) Menyelesaikan tugas pada waktunya
d) Belajar dalam suasana yang mendukung
Dalam penelitian ini disiplin belajar di rumah memiliki indikator sebagai
berikut :
a) Rencana atau jadwal belajar
b) Belajar dalam tempat dan sauna yang mendukung
c) Ketaatan dan keteraturan dalam belajar
d) Perhatian terhadap materi pelajaran

Tidak ada komentar:

Posting Komentar